Melanjutkan artikel sebelumnya tentang perbedaan kamera mirrorless vs DSLR, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara memakai kamera dslr karena berbeda. Selain mode auto, pengaturan mode lainnya wajib diketahui sekalipun kamu pemula karena ini merupakan hal dasar untuk memaksimalkan hasilnya.

Berikut penjelasannya

cara memakai kamera dslr

Pada dasarnya di setiap kamera seperti sekarang ini, selain mode Auto banyak sekali fitur-fitur lain yang bisa kamu gunakan dalam pengoperasian kameranya.

Secara umum kamu pasti sering melihat beberapa pilihan mode pada kamera antara lain :

  • AUTO untuk Otomatis
  • P untuk Program
  • S/TV untuk Shutter Priority
  • A/AV untuk Aperture Priority
  • M untuk Manual

Di beberapa merk kamera, mode Shutter Priority dan mode Aperture Priority menggunakan notasi yang berbeda.

Contoh biasanya menggunakan notasi AV dan TV sedangkan yang lainnya bisa menggunakan notasi A dan S.

Di mana Aperture Priority dengan notasi A dan Shutter Priority dengan notasi S sedangkan Aperture Value menjadi AV dan untuk Time Value menjadi TV.

Semuanya merupakan hal yang sama namun hanya berbeda di notasi saja.

Lalu apa kegunaan dan perbedaan dari mode Auto, P, S/TV, A/AV dan M tersebut?

Yuk, mari kita ulas satu per satu…..!!!!!!

1. Mode Auto = Otomatis

nama dan fungsi tombol pada kamera dslr

Dalam mode Auto maka kamera akan menentukan ISO, Shutter Speed, Arpeture, dan White Balance secara otomatis berdasarkan kondisi cahaya di mana kita mengambil gambar dan Internal Flash akan secara otomatis aktif jika kondisi tempat kita memotret kurang cahaya.

Mode ini merupakan mode yang sangat memudahkan pengguna dalam menggunakan kamera di mana kita tinggal mengarahkan kamera ke obyek yang kita foto kemudian tinggal menekan tombol untuk memotretnya.

Hal ini sering juga di sebut dengan istilah POINT AND SHOOT atau Bidik Lalu Jepret.

2. Mode P = Program

setting kamera dslr untuk wedding

Pada prinsipnya mode ini sama dengan cara kerja mode Auto.

Perbedaannya adalah kita bisa mengatur penggunaan Internal Flash (mau kita gunakan atau tidak), memilih jenis White Balance yang kita inginkan dan mengatur terang gelap gambar dengan mengubah Exposure Compensation.

Contoh penggunaan mode ini di mana kita hanya mengatur terang gelap gambar (Exposure Compensation) dan biarkan kamera mengatur secara otomatis nilai Shutter Speed dan Aperture nya dengan sendiri.

Mode ini sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar mengenal momen dan komposisi terlebih dahulu tanpa harus memikirkan teknis kamera.

3. Mode S/TV = Shutter Priority

fitur kamera dslr

Dalam mode ini kita secara manual menentukan kecepatan Shutter yang di inginkan, sementara itu kamera secara otomatis akan mencari nilai Aperture yang terbaik.

S/TV disebut juga sebagai mode Shutter Speed Priority yang berarti nilai Shutter Speed menjadi acuan utama.

Biasanya mode ini di gunakan untuk mengambil gambar objek yang bergerak.

4. Mode A/AV = Aperture Priority

mode kamera dslr

Mode ini merupakan kebalikan dari mode S/TV. Dalam mode A/AV, kita menentukan besar setelan Aperture Priority secara manual dan kamera akan menentukan secara otomatis besar Shutter Speed yang terbaik atau pas.

Dengan menggunakan mode ini kita memiliki kontrol penuh atas Depth Of Field atau Ruang Tajam.

Dari kedua mode S/TV dan A/AV kita juga bisa mengatur Exposure Compensation, di mana kita mau menjadikan gambar terlihat lebih terang atau gelap dan biarkan kamera mengatur Shutter atau Aperture dengan sendiri.

5. Mode M = Manual

cara setting kamera dslr

Seperti namanya maka kita memegang kendali sepenuhnya atas pengoperasian kamera kita.

ISO, Shutter Speed, Aperture, Internal Flash, White Balance dan Exposure Compensation kita tentukan sendiri.

Dengan mode ini kita lebih bisa mengexplore kamera dan hasil foto kita. Mode manual sangatlah cocok bagi kita yang ingin belajar detail tentang konsep Photography yaitu SEGITIGA EXPOSURE yang terdiri dari ISO, Shutter Speed dan Arperture.

Ada perlu satu lagi yang perlu kita ketahui, di mana di semua Mode P, S/TV, A/AV dan M kecuali mode Auto, kita bisa mengontrol penuh berapa nila ISO yang kita inginkan.

Atau mengaturnya di Auto dan biarkan kamera menentukan ISO yang tepat dengan sendirinya.

Berikut ini beberapa video tutorial yang membahas tentang hal di atas.

Okay itu tadi beberapa jenis operasi pada kamera yang bisa kita pilih di saat penggunaannya.

Cobalah untuk memahami dan mengexplore lebih banyak lagi tentang kemampuan kamera kita. Semua jenis dan fitur-fitur yang di tawarkan kamera modern seperti sekarang ini akan mempermudah kita dalam membuat photo.

Tapi perlu kita ingat bahwa bukan kamera yang menciptakan photo bagus akan tetapi pemakaiannya. Bukan apa yang kita gunakan tapi bagaimana cara kita menggunakannya.

Sumber

Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: